| 1. Removal (Penghapusan) |
Menghapus/membuang semua properti yang memiliki Cap Rate di atas batas kewajaran (> 15%). |
Sangat mudah dipahami. Efektif jika outlier tersebut dipastikan adalah salah input atau Data Error. |
Mengurangi jumlah data (sample size). Kita kehilangan data lokasi, luas, dll dari properti yang dibuang padahal mungkin data lainnya valid. |
| 2. Winsorization (Capping) |
Nilai ekstrem tidak dibuang, melainkan diubah paksa (dijepit) ke batas nilai persentil ke-5 dan ke-95. |
Jumlah data tidak berkurang. Efek outlier terhadap rata-rata pasar menjadi netral. Sangat direkomendasikan akademisi. |
Proses manipulasi data (nilai cap rate asli properti disamarkan menjadi nilai batas/threshold). |
| 3. Median (Nilai Tengah) |
Data dibiarkan 100% mentah. Kita hanya mengubah cara membaca dari Rata-Rata (Mean) menjadi Nilai Tengah (Median). |
Data tetap murni tanpa modifikasi. Sangat kebal (robust) terhadap ratusan outlier sekalipun. Indikator paling direkomendasikan di real estate. |
Bukan merupakan angka Rata-Rata, melainkan angka "Tipikal". Kadang sulit dimengerti oleh awam yang terbiasa dengan rata-rata. |